Translate

Thursday, September 5, 2013


Sejarah keyboard Komputer
Bagi kalian yang sering menggunakan komputer, pernahkah mengamati susunan huruf yang tertera pada keyboard? Coba deh kalian amati susunan hurufnya. Ternyata tidak tersusun secara berurutan dari A sampai Z, melainkan tersusun secara acak. Kalian pasti bertanya-tanya, mengapa susunan hurufnya seperti itu? Bagaimana awal mulanya hingga terbentuk susunan huruf yang acak seperti itu? Lalu apakah susunan keyboard seperti ini digunakan di seluruh negara di dunia? Yuk kita telusuri sejarahnya.
Susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini diistilahkan dengan Qwerty. Istilah Qwerty ini diambil dari enam huruf pada susunan teratas dari sebuah keyboard. Sebenarnya susunan tersebut adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien. Karena susunan tersebut sengaja dibuat seperti itu agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Loh? Mengapa demikian? Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868).
Pada awalnya susunan keyboard yang asli rancangan Christopher Latham Sholes ini tidaklah Qwerty. Susunan awal ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Namun karena terlalu cepatnya dalam mengetik, sampai – sampai sering timbul masalah. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu saling mengait/tersangkut antara satu dengan yang lainnya.
Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan huruf itu sedemikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya. Hal ini berarti susunan Qwerty adalah susunan yang paling tidak efisien karena ditujukan agar kita dapat mengetik dengan lebih lambat.
Akhirnya pada tahun 1973 susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan kemudian diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).
Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), yang umumnya disebut Dvorak yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940. Susunan Dvorak menggunakan kelima vokal dan lima konsonan yang paling umum digunakan yaitu AOEUIDHTNS. Susunan Dvorak ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya Dvorak harus kalah dengan susunan huruf Qwerty yang sudah banyak digunakan di dunia pada saat itu.
Susunan keyboard lainnya yang merupakan perkembangan dari susunan Qwerty adalah Qwertz yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dan lain-lain. Azerty yang dipakai oleh negara Prancis dan Belgia, serta Qzerty, dan lain-lain.
QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri kita overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris. QWERTY juga membuat jari telunjuk dan kelingking kita menjadi overload dan cenderung mengalami kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris dan bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.
Perbandingan antara efisiensi mengetik antara keyboard QWERTY (kiri) dan keyboard DVORAK (kanan)


Meskipun begitu, ternyata banyak orang yang enggan berpaling dari desain “QWERTY” meski desain tersebut bukan merupakan desain yang terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang stuck dan jammed, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior dan memudahkan. Akhirnya QWERTY pun dinobatkan menjadi standar internasional pada tahun 1966 dan terus digunakan hingga saat ini. Meskipun dengan tampilan yang beda-beda, harga ataupun model yang berbeda-beda, orang-orang di dunia hampir bisa dipastikan menggunakan keyboard dengan tipe QWERTY seperti yang sekarang tengah gunakan.
\
Fungsi utama keyboard ini terutama sekali bertindak dalam perangkat input data. Dengan menggunakan keyboard seseorang bisa melakukan pengetikan dokumen, mengakses ke menu, gunakan keystroke cara pintas, dan bahkan memainkan games. Keyboard sendiri memiliki kunci yang berbeda tergantung dari pabrikan yang melakukan produksinya, perancangan sistem operasinya, dan berbeda pula apakah menempel pada sistem desktop atau merupakan bagian dari laptop.

Namun bagi sebagian besar, dimana kunci ini seringkali pula disebut sebagai keycaps, memiliki ukuran dan bentuk yang sama antara keyboard ke keyboard yang lainnya. Tuts-tutsnya juga diletakkan dalam jarak yang sama dan memiliki pola yang sama pula sekalipun bahasayang digunakannya berbeda-beda. Keyboard ini memiliki antara 80 sampai 110 kunci, yang diantaranya:
1.    Kunci pengetikan.
2.    Keypad numerik.
3.    Fungsi tombol
4.    Tombol controlling.

Bagian-Bagian Keyboard
Keyboard yang sering kali digunakan adalah jenis QWERTY dimana bentuknya sangat mirip dengan mesin tik. Keyboard ini memiliki empatelemen utama, yaitu:
·       Typewriter key yang merupakan tombol utama dalam penginputan. Didalamnya terdiri dari back space, delete, caps lock, esc, end, enter, home, insert, page up, page dwon, tab, dsb.
·       Numeric key, dimana letaknya di sebelah kanan keyboard. Didalamnya terdapat angka-angka dan arrow key. Ada indikasi penggunaan dari keduanya, yakni ketika lampu num lock menyala maka tombol yag sedang digunakan adalah angka (numerik). Sebaliknya, jika mati maka yang sedang digunakan adalah arrow key.
·       Function key, letaknya ada di barisan paling atas dari struktur keyboard. Terdiri dari F1 sampai dengan F12. dimana tiap-tiap tombolnya memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung darisistem komputer yang digunakan.

Jenis-jenis Keyboard komputer dan fungsinya lengkap akan kami jabarkan secara singkat jelas untuk Anda. Anda tentunya juga sudah familiar dengan yang namanya keyboard, keyboard sendiri memiliki definisi sebagai alat bantu untuk menginputkan data kedalam komputer, selain itu keyboard juga berfungsi untuk menjalankan berbagai instruksi atau perintah kedalam komputer. Keyboard pertama kali diperkenalkan dan ciptakan oleh Christopher Latham pada tahun 1868 dengan jumlah tombol sebanyak 104 tombol.
Jenis Jenis Keyboard Komputer
Apabila Anda dari dahulu sampai sekarang hanya mengetik dengan menggunakan keyboard yang itu-itu saja, maka ada baiknya pada kesempatan kali ini Anda akan kami perkenalkan dengan jenis-jenis keyboard komputer yang lain dan mungkin belum Anda ketahui.

Jenis Jenis Keyboard Komputer Secara Fisik

Keyboard Serial : digunakan pada komputer tipe AT
Keyboard Serial
Keyboard PS/2 : digunakan pada komputer ATX
Keyboard PS/2
Keyboard Wireless : digunakan pada semua jenis komputer dan laptop
Keyboard Wireless
Keyboard USB : Untuk menjamin transfer data lebih cepat
Keyboard USB

Jenis Jenis Keyboard Komputer Secara Bentuk dan Tombol

Keyboard QWERTY : ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878, dan fungsi keyboard QWERTY ini digunakan sebagai standar mesin tik komersial pada tahun 1905.
Keyboard QWERTY
Keyboard DVORAK : ditemukan pada tahun 1932 dengan dirancang lebih efisien 10-15 % dibanding keyboard QWERTY
Keyboard DVORAK
Keyboard KLOCKENBERG : Keyboard ini dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan).
Keyboard KLOCKENBERG
Keyboard Maltron : keyboard ini dibuat agak cekung ke dalam. Dengan pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan mengetik, maka jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus
Keyboard Maltron
Keyboard Chord : Keyboard ini hanya mempunyai beberapa tombol antara 4 sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa tombol secara bersamaan. Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang portabel
Keyboard Chord
Keyboard Alphabetik : keyboard alphabetik disusun persis seperti pada tata letak QWERTY maupun Dvorak, tetapi susunan hurufnya berurutan seperti pada urutan alphabet
Keyboard Alphabetik - pusber.com
Keyboard Numeric : Keyboad ini bertujuan untuk memasukkan bilangan dalam jumlah yang besar
Keyboard Numeric

Fungsi Tombol Keyboard Komputer

  • Back Space : untuk menghapus 1 character di kiri cursor
  • Caps Lock : untuk membuat huruf kecil menjadi huruf besar atau Kapital
  • Delete : untuk menghapus 1 karakter pada posisi cursor
  • Esc : untuk membatalkan suatu perintah dari suatu menu
  • End : untuk memindahkan cursor ke akhir baris/halaman/lembar kerja
  • Enter : untuk berpindah ke baris baru atau untuk melakukan suatu proses perintah
  • Home : Untuk menuju ke awal baris atau ke sudut kiri atas layar
  • Insert : untuk menyisipkan character
  • Page Up  : untuk meggerakan cursor 1 layar ke atas
  • Page Down : untuk Menggerakkan cursor 1 layar ke bawah
  • Tab : untuk memindahkan cursor 1 tabulasi ke kanan
  • Numeric Key : memberikan perintah menghidupkan dan mematikan fungsi tombol numerik
  • Function Key : tombil ini terdiri dari F1 s/d F12. Fungsi tombol ini berbeda-beda tergantung dari program komputer yang digunakan
  • Special Function Key : Tombol ini terdiri atas tombol Ctrl, Shift, dan Alt. Tombol akan mempunyai fungsi bila ditekan secara bersamaan dengan tombol lainnya

Terlambat
          Waktu itu pertama kalinya ia masuk setelah libur semester yang menurutnya cukup panjang. Ia bernama Aliya seorang siswi yang imut, baik, cantik, ramah, dan sedikit teledor yaa sebenernya bukan sedikit sih tapi emang teledor banget. Ia merasa senang banget karena bisa naik ke kelas 2 dengan nilai yang memuaskan.
Saat itu ia sengaja berangkat pagi agar memperoleh tempat duduk di bangku paling depan. Kenapa milih duduk di depan? Karena ia ngerasa banyak temen – temennya yang lebih besar badannya, takutnya kalau duduk di belakang sama tulisan di papan tulis atau waktu gurunya menerangkan.
Sesampainya di sekolah ternyata ada renovasi bangunan, tepatnya 2 bangunan ruang kelas 2a dan 2b. Buat ngelancarin KBM di sekolah untuk sementara Aliya dan teman - temannya kelas 2 belajarnya di Musholla di SD nya.
Ya emang banyak teman – teman ku yang keberatan, secara di musholla kan nggak ada bangku dan papan tulis. Yaa ada sih tapi kecil.Terus mau gimana lagi emang nggak ada kelas kosong.
Sampai waktu pulang sekolah pun tiba. Wali kelas Aliya mau ngumumin kalau 1 minggu kedepan anak – anak kelas 2 masuk pukul 09.30 karena ruang kelas kami masih direnovasi jadi kami menggunakan ruang kelas secara bergantian dengan anak kelas 1.
          Guru :“ Anak – anak untuk 1 minggu kedepan kita masuk jam setengah sepuluh, soalnya kelas nya gantian sama anak kelas 1. Mengerti? “
          Aku dan teman – temanku : “ Iya bu mengerti.. “
Teman – temanku banyak yang keberatan dengan keputusan itu, tapi ada juga yang merasa senang
          Desy : “ Aduh, kenapa masuk siang sih.. kan panas”
          Iva : “ Iya des .. bener itu bener”
          Adhel : “ Kata siapa masuk siang gak seru. Malah seru banget tuh iya nggak cus”
          Suci : “ Iya del, bener banget kan sebelum sekolah kita bisa main dulu, pasti seru”
          Adhel : “ Iya pasti seru banget tuh. “
Sekolah kami mutusin kalau anak – anak kelas 1 masuk pukul 06.30 – 09.15 WIB, sedangkan anak kelas 2 masuk pukul 09.30 – 12.00WIB.
KBM pun bejalan lancar, Sampai bel pulang sekolah pada hari ke-4 berbunyi. Setelah merapikan semua buku dan berdo’a bersama, wali kelasku langsung pergi meninggalkan kelas, akupun langsung bergegas pulang. Aku terlalu bersemangat buat nagih janji ibuku yang mau ngebeliin aku sepeda baru. Tanpa peduli sama teman – temanku yang biasanya pulang bareng – bareng  sama aku.
Sesampainya di rumah aku langsung nagih janji itu. Akhirnya aku dan ibuku berangkat untuk membelinya. Sepulang dari membeli sepeda baru aku beristirahat sejenak, tapi Adhel, Desy, Iva, dan Suci datang kerumah buat ngajak aku main bareng – bareng mereka. Dengan semangat aku mengikutinya.
Mereka udah nentuin permainan apa yang bakalan dimainkan, yaitu bersepeda. Karena aku enggak bisa bersepeda jadi aku cuman bisa duduk disamping sepeda baruku sambil ngelihat mereka bersepeda.
Lalu Desy mendatangiku dan bertanya.
          Desy :“Al, kenapa kamu nggak ikut kami bersepeda?”
          Aku : “Bukannya nggak mau ikut, Tapi aku masih belum bisa bersepeda Des.”
          Adhel : “Kamu mau nggak kita ajarin bersepeda?”
          Suci :”Iya Al, mau ya biar kita bisa bersepeda bareng – bareng”
          Aku : “Beneran mau ngajarin?”
          Desy : “Iya Al, ayo mau nggaak?”
          Aku : “Mau banget Des, Dhel, Cus... Makasih ya udah mau ngajarin.”
          Adhel+Desy+Suci:”Iya sama – sama Al.”
Dengan semangat aku menerima tawaran mereka.
Selang beberapa waktu aku belajar bersepeda tapi belum bisa juga. Karena lelah kami beristirahat sejenak. Rasa penasaranku buat bersepeda sendiri tanpa bantuan teman semakin memuncak, akhirnya aku putuskan buat  bersepeda sendiri tanpa bantuan teman.
Sepeda yang ku naiki saat itu tiba – tiba enggak seimbang jadinya oleng, dan aku terjatuh dari sepedaku L Teman – temanku membantuku berdiri sambil menertawakanku.
          Adhel : “Hahaha gimana sih al, kok bisa jatuh”
          Desy : “Oala al al kalau belum bisa pelan – pelan aja jadinya ginikan, Hahaha”
          Aku : “Ih kalian ini temen nya jatuh nggak ditolongin dulu, malah ditertawain”
Rasa malu dan sakit bercampur pada diriku, sesampainya dirumah, ibuku langsung mengobati luka yang ada di tubuhku. Sambil memberi nasihat.
          Ibu : “Nak, sebaiknya jangan bersepeda sendiri, soalnya kamu masih belum bisa”
          Aku: “Iya bu.. aku nggak akan ngulangin hal itu lagi”
Lalu ibuku menyuruhku beristirahat di kamar, setelah teman – temanku pamit pulang.
          Suci : “Te kami pamit pulang dulu ya? Assalamu’alaikum”
          Ibu : “Iya makasih ya udah mau nganter Aliya pulang. Waalaikumsalam”
          Adhel+Desy+Suci:”Iya sama – sama te.”
          Beberapa jam kemudian aku terbangun dari tidur, lalu menyiapkan buku untuk besok. Aku ngerasa agak heran aja soalnya besok itu jadwalnya pelajaran OlahRaga tapi kenapa malah masuk siang.
          Hari ke-5 masuk sekolah pun tiba aku sengaja berangkat agak pagi dari hari sebelumnya sekitar pukul setengah sembilan. Kenapa berangkat lebih pagi, soalnya kakiku masih sakit bekas jatuh dari sepeda kemarin, jadi aku jalannya bisa agak lambat. Di tengah perjalanan aku ketemu sama adik kelasku yang kayaknya dalam perjalanan pulang, a langsung mempercepat langkah kakiku, takutnya terlambat.
          Sesampainya di sekolah aku ngelihat masih banyak banget anak – anak yang berkeliaran, aku fikir belum ada bel masuk jadi aku sempetin buat lihat – lihat bazar buku yang ada di sekolah, kali aja ada buku yang menarik.
          Setelah aku amati satu persatu ternyata tidak ada satupun anak kelas 2 tinggal aku aja, rata – rata yang berkeliaran anak kelas 3, 4, 5, dan 6. Akhirnya aku mutusin buat masuk kelas, sambil baca – baca buku yang baru ku beli dari bazar tadi.
          Sesampainya di depan pintu kelas aku langsung masuk ke dalam kelas. Tapi waktu aku mau masuk kok semua teman – temanku udah ada di dalem kelas ya? Aku ngira aku cuman telat sebentar aja, jadi agak lebih santai dan tenang.
          Tapi waktu aku masuk kelas dengan kompaknya temen – temenku satu kelas menertawakanku. Perasaanku waktu itu bener – bener campur aduk antara bingung, heran, takut, dan malu. Bingungnya kok mereka udah ada di dalem, heran nya kok aku gak ada didalem jugak bareng mereka, padahal ini masih jam setengah sepuluh kurang lima menit, takutnya aku terlambat, malunya kok cuman aku aja kalau misalnya telat, kan malu telat sendirian gak ada temen nya.
          Aku ngerasa heran dan bingung banget sebenernya ada apa sih ini, apa yang sebenernya udah terjadi. Lalu guruku bertanya
                   Guru : “Mengapa kamu terlambat”
                   Aku : “Terlambat apanya bu? Kan mulai Senin – Sabtu masuknya jam setengah sepuluh, sekarang masih pukul setengah sepuluh kurang lima bu?”
                   Guru : “Kamu memangnya tidak mendengar pengumuman kalau ada pelajaran PenjasOrkes itu masuknya pukul 06.30 WIB”. Aku hanya terdiam dan bingung.
          Lalu guruku mempersilahkan untuk duduk, kemudian teman ku memberi tahu kalau pengumuman itu diumumkan kemarin sepulang sekolah, saat saya pulang mendahului teman – teman saya yang lainnya.
          Saya merasa malu sekali karena saya hanya masuk, duduk sebentar saja lalu pulang, karena hari ini jadwalnya masuk pagi. Para siswa yang saya kira belum masuk tadi ternyata mereka sedang jam istirahat.
Yasinta Octalia IX-B/35
          Sungguh pengalaman yang memalukan. Sejak saat itu aku berusaha biar nggak teledeor lagi.

Terlambat
          Waktu itu pertama kalinya ia masuk setelah libur semester yang menurutnya cukup panjang. Ia bernama Aliya seorang siswi yang imut, baik, cantik, ramah, dan sedikit teledor yaa sebenernya bukan sedikit sih tapi emang teledor banget. Ia merasa senang banget karena bisa naik ke kelas 2 dengan nilai yang memuaskan.
Saat itu ia sengaja berangkat pagi agar memperoleh tempat duduk di bangku paling depan. Kenapa milih duduk di depan? Karena ia ngerasa banyak temen – temennya yang lebih besar badannya, takutnya kalau duduk di belakang sama tulisan di papan tulis atau waktu gurunya menerangkan.
Sesampainya di sekolah ternyata ada renovasi bangunan, tepatnya 2 bangunan ruang kelas 2a dan 2b. Buat ngelancarin KBM di sekolah untuk sementara Aliya dan teman - temannya kelas 2 belajarnya di Musholla di SD nya.
Ya emang banyak teman – teman ku yang keberatan, secara di musholla kan nggak ada bangku dan papan tulis. Yaa ada sih tapi kecil.Terus mau gimana lagi emang nggak ada kelas kosong.
Sampai waktu pulang sekolah pun tiba. Wali kelas Aliya mau ngumumin kalau 1 minggu kedepan anak – anak kelas 2 masuk pukul 09.30 karena ruang kelas kami masih direnovasi jadi kami menggunakan ruang kelas secara bergantian dengan anak kelas 1.
          Guru :“ Anak – anak untuk 1 minggu kedepan kita masuk jam setengah sepuluh, soalnya kelas nya gantian sama anak kelas 1. Mengerti? “
          Aku dan teman – temanku : “ Iya bu mengerti.. “
Teman – temanku banyak yang keberatan dengan keputusan itu, tapi ada juga yang merasa senang
          Desy : “ Aduh, kenapa masuk siang sih.. kan panas”
          Iva : “ Iya des .. bener itu bener”
          Adhel : “ Kata siapa masuk siang gak seru. Malah seru banget tuh iya nggak cus”
          Suci : “ Iya del, bener banget kan sebelum sekolah kita bisa main dulu, pasti seru”
          Adhel : “ Iya pasti seru banget tuh. “
Sekolah kami mutusin kalau anak – anak kelas 1 masuk pukul 06.30 – 09.15 WIB, sedangkan anak kelas 2 masuk pukul 09.30 – 12.00WIB.
KBM pun bejalan lancar, Sampai bel pulang sekolah pada hari ke-4 berbunyi. Setelah merapikan semua buku dan berdo’a bersama, wali kelasku langsung pergi meninggalkan kelas, akupun langsung bergegas pulang. Aku terlalu bersemangat buat nagih janji ibuku yang mau ngebeliin aku sepeda baru. Tanpa peduli sama teman – temanku yang biasanya pulang bareng – bareng  sama aku.
Sesampainya di rumah aku langsung nagih janji itu. Akhirnya aku dan ibuku berangkat untuk membelinya. Sepulang dari membeli sepeda baru aku beristirahat sejenak, tapi Adhel, Desy, Iva, dan Suci datang kerumah buat ngajak aku main bareng – bareng mereka. Dengan semangat aku mengikutinya.
Mereka udah nentuin permainan apa yang bakalan dimainkan, yaitu bersepeda. Karena aku enggak bisa bersepeda jadi aku cuman bisa duduk disamping sepeda baruku sambil ngelihat mereka bersepeda.
Lalu Desy mendatangiku dan bertanya.
          Desy :“Al, kenapa kamu nggak ikut kami bersepeda?”
          Aku : “Bukannya nggak mau ikut, Tapi aku masih belum bisa bersepeda Des.”
          Adhel : “Kamu mau nggak kita ajarin bersepeda?”
          Suci :”Iya Al, mau ya biar kita bisa bersepeda bareng – bareng”
          Aku : “Beneran mau ngajarin?”
          Desy : “Iya Al, ayo mau nggaak?”
          Aku : “Mau banget Des, Dhel, Cus... Makasih ya udah mau ngajarin.”
          Adhel+Desy+Suci:”Iya sama – sama Al.”
Dengan semangat aku menerima tawaran mereka.
Selang beberapa waktu aku belajar bersepeda tapi belum bisa juga. Karena lelah kami beristirahat sejenak. Rasa penasaranku buat bersepeda sendiri tanpa bantuan teman semakin memuncak, akhirnya aku putuskan buat  bersepeda sendiri tanpa bantuan teman.
Sepeda yang ku naiki saat itu tiba – tiba enggak seimbang jadinya oleng, dan aku terjatuh dari sepedaku L Teman – temanku membantuku berdiri sambil menertawakanku.
          Adhel : “Hahaha gimana sih al, kok bisa jatuh”
          Desy : “Oala al al kalau belum bisa pelan – pelan aja jadinya ginikan, Hahaha”
          Aku : “Ih kalian ini temen nya jatuh nggak ditolongin dulu, malah ditertawain”
Rasa malu dan sakit bercampur pada diriku, sesampainya dirumah, ibuku langsung mengobati luka yang ada di tubuhku. Sambil memberi nasihat.
          Ibu : “Nak, sebaiknya jangan bersepeda sendiri, soalnya kamu masih belum bisa”
          Aku: “Iya bu.. aku nggak akan ngulangin hal itu lagi”
Lalu ibuku menyuruhku beristirahat di kamar, setelah teman – temanku pamit pulang.
          Suci : “Te kami pamit pulang dulu ya? Assalamu’alaikum”
          Ibu : “Iya makasih ya udah mau nganter Aliya pulang. Waalaikumsalam”
          Adhel+Desy+Suci:”Iya sama – sama te.”
          Beberapa jam kemudian aku terbangun dari tidur, lalu menyiapkan buku untuk besok. Aku ngerasa agak heran aja soalnya besok itu jadwalnya pelajaran OlahRaga tapi kenapa malah masuk siang.
          Hari ke-5 masuk sekolah pun tiba aku sengaja berangkat agak pagi dari hari sebelumnya sekitar pukul setengah sembilan. Kenapa berangkat lebih pagi, soalnya kakiku masih sakit bekas jatuh dari sepeda kemarin, jadi aku jalannya bisa agak lambat. Di tengah perjalanan aku ketemu sama adik kelasku yang kayaknya dalam perjalanan pulang, a langsung mempercepat langkah kakiku, takutnya terlambat.
          Sesampainya di sekolah aku ngelihat masih banyak banget anak – anak yang berkeliaran, aku fikir belum ada bel masuk jadi aku sempetin buat lihat – lihat bazar buku yang ada di sekolah, kali aja ada buku yang menarik.
          Setelah aku amati satu persatu ternyata tidak ada satupun anak kelas 2 tinggal aku aja, rata – rata yang berkeliaran anak kelas 3, 4, 5, dan 6. Akhirnya aku mutusin buat masuk kelas, sambil baca – baca buku yang baru ku beli dari bazar tadi.
          Sesampainya di depan pintu kelas aku langsung masuk ke dalam kelas. Tapi waktu aku mau masuk kok semua teman – temanku udah ada di dalem kelas ya? Aku ngira aku cuman telat sebentar aja, jadi agak lebih santai dan tenang.
          Tapi waktu aku masuk kelas dengan kompaknya temen – temenku satu kelas menertawakanku. Perasaanku waktu itu bener – bener campur aduk antara bingung, heran, takut, dan malu. Bingungnya kok mereka udah ada di dalem, heran nya kok aku gak ada didalem jugak bareng mereka, padahal ini masih jam setengah sepuluh kurang lima menit, takutnya aku terlambat, malunya kok cuman aku aja kalau misalnya telat, kan malu telat sendirian gak ada temen nya.
          Aku ngerasa heran dan bingung banget sebenernya ada apa sih ini, apa yang sebenernya udah terjadi. Lalu guruku bertanya
                   Guru : “Mengapa kamu terlambat”
                   Aku : “Terlambat apanya bu? Kan mulai Senin – Sabtu masuknya jam setengah sepuluh, sekarang masih pukul setengah sepuluh kurang lima bu?”
                   Guru : “Kamu memangnya tidak mendengar pengumuman kalau ada pelajaran PenjasOrkes itu masuknya pukul 06.30 WIB”. Aku hanya terdiam dan bingung.
          Lalu guruku mempersilahkan untuk duduk, kemudian teman ku memberi tahu kalau pengumuman itu diumumkan kemarin sepulang sekolah, saat saya pulang mendahului teman – teman saya yang lainnya.
          Saya merasa malu sekali karena saya hanya masuk, duduk sebentar saja lalu pulang, karena hari ini jadwalnya masuk pagi. Para siswa yang saya kira belum masuk tadi ternyata mereka sedang jam istirahat.
Yasinta Octalia IX-B/35
          Sungguh pengalaman yang memalukan. Sejak saat itu aku berusaha biar nggak teledeor lagi.

Komputer, saat ini komputer telah menjadi perangkat yang sangat bermanfaat dan telah menjadi kebutuhan pokok setiap manusia. Komputer pun pada zaman sekarang sudah mempunyai spesifikasi yang sangat tinggi untuk menunjang kebutuhan masing-masing penggunanya.
Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan perkembangan komponen yang sering terabaikan oleh pada pengguna komputer. Menurut saya, komponen yang akan saya jelaskan ini adalah komponen yang pertama kali ditemukan, dan yang akan saya jelaskan saat ini adalah perkembangan keyboard pada komputer.
Pernahkah di dalam benak pembaca, terbesit pertanyaan mengapa susunan keyboard tidak sesuai dengan urutan huruf alfabet? dan juga apakah susunan yang ada sekarang paling menunjang para pengguna komputer untuk mengetik lebih cepat dan efisien?
Keyboard yang sehari-hari pembaca pakai kebanyakan adalah keyboard QWERTY, keyboard yang paling banyak digunakan oleh pengguna komputer di Indonesia. Namun apakah awal penemuan keyboard sudah dengan susunan seperti itu? Hal ini berkaitan dengan penemuan Christoper Latham Sholes (1819-1890) yang menemukan dan mematenkan mesin tik. Beliau membuat keyboard dengan susunan angka 2-9 dan juga huruf A-Z berurutan. Angka 1 dan 0 tidak dipasang karena huruf I dan O sudah cukup untuk mewakili angka tersebut. Keyboard buatan Christoper Latham Sholes ini sangat bisa dimengerti oleh para pengguna mesin tik. Para pengguna mesin tik bisa mengetik dengan sangat cepat sehingga sering terjadi mechanic error pada mesin tik tersebut. Error yang terjadi biasanya adalah batang-batang pada mesin tik saling mengait karena ditekan pada saat yang bersamaan. Akhirnya, untuk mengatasi erroryang sering terjadi, diacak lah susunan huruf pada keyboard sedemikian rupa sehingga dianggap ditemukannya kombinasi paling sulit untuk mengetik. Tujuannya jelas untuk menghindari mechanic error yang terjadi sebelumnya. Terbentuklah keyboard jenis QWERTY yang sekarang banyak kita kenal.
Keyboard susunan QWERTY inilah yang diturunkan sebagai alat input komputer, dan pada tahun 1973, keyboard QWERTY diresmikan sebagai keyboard standard ISO (International Standard Organization).
Sebenarnya, ada keyboard lain yang digunakan dalam standard. keyboard itu adalah ASK (American Simplified Keyboard) atau juga bisa disebut DVORAK. Keyboard DVORAK ini ditemukan oleh Dr. August Dvorak pada tahun 1940. Penelitian saat itu padahal menunjukan bahwa DVORAK bisa bekerja lebih efisien daripada keyboard QWERTY. Tetapi karena QWERTY sudah mendominasi susunan keyboard lebih dahulu, maka keyboard DVORAK tidak terlalu dipakai, alasannya juga karena banyak perusahaan yang tidak mau terjadi rush apabila terjadi pergantian sistem keyboard. Namun, tidak semuanya menolak, satu-satunya pengkauan DVORAK sebagai keyboard alternatif pernah disetujui oleh ANSI (American National Standard Institute) pada tahun 1970.
Berikut adalah perbandingan efisiensi keyboard QWERTY dengan DVORAK :
Namun, jenis keyboard tidak hanya QWERTY dan DVORAK saja, pada perkembangan berikutnya, ada juga keyboard QWERTZ yang dipakai di Hungaria, Jerman, dan Swiss. Lalu ada juga keyboard AZERTY yang sering dipakai di negara Perancis dan Belgia.
Keyboard QWERTZ :
Keyboard AZERTY :
Perkembangan yang terbaru, keyboard pada tahun 2000-an sudah memiliki fasilitas lain selain untuk mengetik, misalnya untuk multimedia, untuk bentuk yang paling sederhana-nya, keyboard multimedia mempunyai USB port yang tersambung ke komputernya langsung. Untuk keyboard multimedia yang canggih terkadang dilengkapi dengan controller game nya.