Translate

Monday, February 10, 2014

DRAMA



TUGAS KELOMPOK BAHASA  INDONESIA
MEMBUAT DRAMA



KELOMPOK : 5
NAMA KELOMPOK :
1.  AMILATUL KHOIRIYAH           (06)
2.  RIKO PUTRA PRATAMA          ( 28)
3.  YASINTA OCTALIA ROSLY     (35)
4.  YULI PUSPITASARI                   (36)


SMP NEGERI 2 MALANG
JL. PROF. MOH. YAMIN NO. 60 MALANG



Tema     : Persahabatan
Judul     : Kisah Pengamen Jalanan
Alur       : Maju
Setting : Waktu        = siang hari
                  Tempat    = pinggir jalan
                  Suasana   = sedih dan kesal
Costum  :
1.   Amil : seragam sekolah
2.   Putra : celana jeans,kaos,gitar
3.   Octa : seragam sekolah
4.   Yuli : celana jeans,kaos
Amanat  :
            Jagalah kerukunan dengan orang lain, meskipun kita baru mengenalnya.


KISAH PENGAMEN JALANAN
     Di siang hari ketika terik matahari, ada 2 orang sahabat bernama Octa dan Amil sedang berjalan-jalan sambil asik mengobrol di pinggir jalan.
1)   Octa : “Sebenernya kita mau kemana sih ?” (kebingungan)
2)   Amil : “Emmmb…(berfikir)  Gimana kalo kita ke perpus aja !”
3)   Octa : “Ide bagus tuh !”
Pada saat di tengah perjalanan, secara tidak sengaja Octa bertabrakan dengan seorang pengamen jalanan bernama Putra yang sedang lari terburu-buru menemui sahabatnya.
4)   Octa : “Aduh … ! (memegang bahunya)
5)   Putra : “Maaf,maaf, aku nggak sengaja.”
6)   Amil : “Gimana sih, hati hati donk!”
7)   Octa : “Udah, udah, nggak papa kok!” (dengan lembut)
Lalu mereka berkenalan.
8)   Putra : “Sekali lagi maaf ya? Oh ya, kenalin namaku Putra !” (mengulurkan tangan)
9)   Octa : “Namaku Octa,dan ini Amil sahabatku.”(mengulurkan tangan juga)
10)Amil : (bersalaman dengan Putra setelah Octa). Gimana kalo kita duduk di situ aja ?” (menunjuk tempat duduk).
11)Putra : “Ya udah deh, ayo !”
Mereka pun duduk-duduk sambil mengobrol.
12)Octa : “Sebenarnya kamu kerja apaan sih ?”
13)Putra : “Udah lama aku jadi pengamen.”
14)Amil : “Sendiri ???”
15)Putra : “Nggak kok, aku sama sahabat aku namanya Yuli.”
16)Octa : “Oh…. Gitu ,!”
Di tengah mereka mengobrol, tiba-tiba datang seorang cewek yaitu sahabat Putra yang bernama Yuli.
17)Yuli : “Itu kanPutra, ngapain dia sama cewek ?”(menunjuk ke arah Putra berada). Mending gue samperin aja deh!”(melangkah menuju ke arah Putra).
Yuli menghampiri Putra yang tengah asik mengobrol dengan Octa dan Amil.
18)Yuli : “Putra…? Ngapain loe disini sama cewek?”(bersedekap penuh kesal)
19)Putra : “Gue Cuma ngobrol aja kok!”(berdiri)
20)Yuli : “Ngobrol aja, mending loe ngamen sama gue!”(menarik tangan Putra)
21)Amil : “Kamu tuh siapa sih, datang tiba-tiba lalu ngajak Putra pergi?”(berdiri)
22)Yuli : “Gue sahabatnya Putra, emang kenapa? Masalah buat loe?”(melotot)
23)Putra : “Eh, kenalin ini sahabat aku yang kuceritain ke kalian tadi!” (menunjuk ke  Yuli)
24)Octa : “Oh… Ini sahabat kamu?. Kenalin namaku Octa, dan ini Amil sahabat baikku, kalau nama kamu siapa ?”(mengulurkan tangan ke Yuli)
25)Yuli : “Jangan sok baik deh loe!”(menolak uluran tangan Octa)Bukannya mererka temen SD ku???(bingung dan lirih)
26)Putra : “Yuli, apa-apaan sih loe? Ini tuh temen gue. Ya udah lah, mending kita ngamen aja daripada ribut disini !”(kesal)
27)Yuli : “Ya udah, ayo cepet!”
28)Putra : “Octa,Amil, aku pergi ngamen dulu ya ?”(beranjak pergi)
29)Octa+Amil : “Oke !!!”
30)Amil:”Bukankah itu temen kita dulu di sd?”(Bingung dan heran)
31)Octa:”Teman yang mana sihh”(kebingungan sambil berusaha mengingat-ingat)
32)Amil:”Itu yang dulu paling nakal sampek-sampek dikeluarin dari sekolah.Inget nggak?”(mencoba meyakinkan Octa)
33)Octa:”Embb,,,kalau nggak salah dulu kan panggilan nya Sari.Iya kan?”
34)Amil:”iyah.... bner bangethh tuchhh”
Putra meninggalkan Octa dan Amil bersama Yuli.Ketika menempuh beberapa langkah, tiba-tiba Putra merintih kesakitan lalu terjatuh.
35)Putra : “Aduh..Aduh…..”(kesakitan)
36)Yuli : “Putra, Putra loe kenapa Putra?” (cemas dan panik)
37)Putra : “Se..Se..Sebenernya aku udah lama punya penyakit jantung dan udah parah.” (memegang dadanya )
Amil dan Octa langsung menghampiri Putra dan Yuli.
38)Amil : “Loh, Putra kenapa ?”(kaget)
39)Yuli : “Penyakit jantungnya kumat …!”(panik)
40)Octa : “Ha….. Penyakit jantung ???”(terkejut)
41)Putra : “Aku emang udah lama punya penyakit ini. Mungkin hidupku sudah tidak lama lagi. Sebelum aku mati, aku ingin kalian menjadi satu sahabat yang akur untuk selamanya.”
42)Amil:”Sebenernya kita udah saling kenal...”
43)Octa:”Yahh dulu kita bersahabat.tapi persahabatan kita bubar karena Yuli dikeluarin dari Sekolah”
44)Putra:”Jadi kalian  udah saling kenal?”
45)Yuli:”Iya maafin aku ya taaa ya mill”(merasa malu dengan perbuatan nya yang dulu)
46)Octa :”kita udah maafin kamu kok”(tersenyum)
47)Amil:”Jadi kita sahabatan lagi yaa”
48)Octa+Yuli:”Iya”
49)Rico:”ahh..”(lalu meninggal dunia yuli pun menagisi meninggalnya sahabatnya itu)
Akhirnya Putra meninggal dunia, dan Yuli menangis karena sudah kehilangan sahabatnya baiknya. Octa dan Amil juga ikut sedih karena merasa kehilangan seorang teman barunya yang baik seperti Putra. Lalu Yuli, Octa, dan Amil menjadi satu sahabat yang akur untuk selamanya.



-The End -

No comments :

Post a Comment