TUGAS
KELOMPOK BAHASA INDONESIA
MEMBUAT
DRAMA
KELOMPOK :
5
NAMA
KELOMPOK :
1. AMILATUL KHOIRIYAH (06)
2. RIKO PUTRA PRATAMA ( 28)
3. YASINTA OCTALIA ROSLY (35)
4. YULI PUSPITASARI (36)
SMP
NEGERI 2 MALANG
JL.
PROF. MOH. YAMIN NO. 60 MALANG
Tema : Persahabatan
Judul : Kisah Pengamen Jalanan
Alur : Maju
Setting
: Waktu = siang hari
Tempat = pinggir jalan
Suasana = sedih dan kesal
Costum :
1.
Amil
: seragam sekolah
2.
Putra
: celana jeans,kaos,gitar
3.
Octa
: seragam sekolah
4.
Yuli
: celana jeans,kaos
Amanat :
Jagalah kerukunan dengan orang
lain, meskipun kita baru mengenalnya.
KISAH PENGAMEN JALANAN
Di siang hari ketika terik matahari, ada 2
orang sahabat bernama Octa dan Amil sedang berjalan-jalan sambil asik mengobrol
di pinggir jalan.
1)
Octa
: “Sebenernya kita mau kemana sih ?” (kebingungan)
2)
Amil
: “Emmmb…(berfikir) Gimana kalo kita ke
perpus aja !”
3)
Octa
: “Ide bagus tuh !”
Pada
saat di tengah perjalanan, secara tidak sengaja Octa bertabrakan dengan seorang
pengamen jalanan bernama Putra yang sedang lari terburu-buru menemui sahabatnya.
4)
Octa
: “Aduh … ! (memegang bahunya)
5)
Putra
: “Maaf,maaf, aku nggak sengaja.”
6)
Amil
: “Gimana sih, hati hati donk!”
7)
Octa
: “Udah, udah, nggak papa kok!” (dengan lembut)
Lalu
mereka berkenalan.
8)
Putra
: “Sekali lagi maaf ya? Oh ya, kenalin namaku Putra !” (mengulurkan tangan)
9)
Octa
: “Namaku Octa,dan ini Amil sahabatku.”(mengulurkan tangan juga)
10)Amil : (bersalaman dengan Putra setelah Octa).
Gimana kalo kita duduk di situ aja ?” (menunjuk tempat duduk).
11)Putra : “Ya udah deh, ayo !”
Mereka
pun duduk-duduk sambil mengobrol.
12)Octa : “Sebenarnya kamu kerja apaan sih ?”
13)Putra : “Udah lama aku jadi pengamen.”
14)Amil : “Sendiri ???”
15)Putra : “Nggak kok, aku sama sahabat aku
namanya Yuli.”
16)Octa : “Oh…. Gitu ,!”
Di
tengah mereka mengobrol, tiba-tiba datang seorang cewek yaitu sahabat Putra
yang bernama Yuli.
17)Yuli : “Itu kanPutra, ngapain dia sama cewek
?”(menunjuk ke arah Putra berada). Mending gue samperin aja deh!”(melangkah
menuju ke arah Putra).
Yuli
menghampiri Putra yang tengah asik mengobrol dengan Octa dan Amil.
18)Yuli : “Putra…? Ngapain loe disini sama
cewek?”(bersedekap penuh kesal)
19)Putra : “Gue Cuma ngobrol aja kok!”(berdiri)
20)Yuli : “Ngobrol aja, mending loe ngamen sama
gue!”(menarik tangan Putra)
21)Amil : “Kamu tuh siapa sih, datang tiba-tiba
lalu ngajak Putra pergi?”(berdiri)
22)Yuli : “Gue sahabatnya Putra, emang kenapa?
Masalah buat loe?”(melotot)
23)Putra : “Eh, kenalin ini sahabat aku yang
kuceritain ke kalian tadi!” (menunjuk ke
Yuli)
24)Octa : “Oh… Ini sahabat kamu?. Kenalin namaku
Octa, dan ini Amil sahabat baikku, kalau nama kamu siapa ?”(mengulurkan tangan
ke Yuli)
25)Yuli : “Jangan sok baik deh loe!”(menolak
uluran tangan Octa)Bukannya mererka temen SD ku???(bingung dan lirih)
26)Putra : “Yuli, apa-apaan sih loe? Ini tuh temen
gue. Ya udah lah, mending kita ngamen aja daripada ribut disini !”(kesal)
27)Yuli : “Ya udah, ayo cepet!”
28)Putra : “Octa,Amil, aku pergi ngamen dulu ya
?”(beranjak pergi)
29)Octa+Amil : “Oke !!!”
30)Amil:”Bukankah itu temen kita dulu di sd?”(Bingung dan
heran)
31)Octa:”Teman yang mana sihh”(kebingungan sambil berusaha
mengingat-ingat)
32)Amil:”Itu yang dulu paling nakal sampek-sampek dikeluarin
dari sekolah.Inget nggak?”(mencoba meyakinkan Octa)
33)Octa:”Embb,,,kalau nggak salah dulu kan panggilan nya
Sari.Iya kan?”
34)Amil:”iyah.... bner bangethh tuchhh”
Putra
meninggalkan Octa dan Amil bersama Yuli.Ketika menempuh beberapa langkah,
tiba-tiba Putra merintih kesakitan lalu terjatuh.
35)Putra : “Aduh..Aduh…..”(kesakitan)
36)Yuli : “Putra, Putra loe kenapa Putra?” (cemas
dan panik)
37)Putra : “Se..Se..Sebenernya aku udah lama punya
penyakit jantung dan udah parah.” (memegang dadanya )
Amil
dan Octa langsung menghampiri Putra dan Yuli.
38)Amil : “Loh, Putra kenapa ?”(kaget)
39)Yuli : “Penyakit jantungnya kumat …!”(panik)
40)Octa : “Ha….. Penyakit jantung ???”(terkejut)
41)Putra : “Aku emang udah lama punya penyakit
ini. Mungkin hidupku sudah tidak lama lagi. Sebelum aku mati, aku ingin kalian
menjadi satu sahabat yang akur untuk selamanya.”
42)Amil:”Sebenernya kita udah saling kenal...”
43)Octa:”Yahh dulu kita bersahabat.tapi persahabatan kita
bubar karena Yuli dikeluarin dari Sekolah”
44)Putra:”Jadi kalian
udah saling kenal?”
45)Yuli:”Iya maafin aku ya taaa ya mill”(merasa malu dengan
perbuatan nya yang dulu)
46)Octa :”kita udah maafin kamu kok”(tersenyum)
47)Amil:”Jadi kita sahabatan lagi yaa”
48)Octa+Yuli:”Iya”
49)Rico:”ahh..”(lalu meninggal dunia yuli pun menagisi
meninggalnya sahabatnya itu)
Akhirnya
Putra meninggal dunia, dan Yuli menangis karena sudah kehilangan sahabatnya
baiknya. Octa dan Amil juga ikut sedih karena merasa kehilangan seorang teman
barunya yang baik seperti Putra. Lalu Yuli, Octa, dan Amil menjadi satu sahabat
yang akur untuk selamanya.
-The
End -
No comments :
Post a Comment